Langsung ke konten
Jalan Andi Bandaco, Pasangkayu, Sulawesi Barat
Berita Kampus

Asesmen Lapangan Akreditasi Unsulbar Libatkan Mahasiswa dan Tenaga Kependidikan

September 27, 2026 STIT DDI Pasangkayu

MAJENE, SULAWESI BARAT – Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melaksanakan asesmen lapangan akreditasi perguruan tinggi pada 18–19 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Unsulbar, Majene, Sulawesi Barat, tersebut melibatkan mahasiswa dan tenaga kependidikan melalui sesi wawancara dengan tim asesor.

Asesmen lapangan menjadi bagian dari proses evaluasi terhadap penyelenggaraan pendidikan tinggi. Dalam kegiatan ini, tim asesor menelaah berbagai aspek yang berkaitan dengan layanan akademik, administrasi, fasilitas, pengalaman perkuliahan, tata kelola, serta pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Keterlibatan mahasiswa dan tenaga kependidikan memberikan ruang bagi asesor untuk memperoleh gambaran langsung mengenai pelaksanaan layanan di lingkungan kampus. Informasi dari kedua kelompok tersebut dapat melengkapi data dan dokumen yang disampaikan perguruan tinggi dalam proses akreditasi.

Wawancara Menjadi Bagian Penting dalam Asesmen

Wawancara dengan tenaga kependidikan dan mahasiswa dilakukan untuk melihat pengalaman nyata sivitas akademika dalam menjalankan aktivitas pendidikan tinggi. Tenaga kependidikan dapat memberikan informasi mengenai pelaksanaan layanan administrasi serta dukungan operasional bagi kegiatan akademik.

Sementara itu, mahasiswa menjadi pihak yang mengalami secara langsung proses perkuliahan, pemanfaatan fasilitas, serta layanan akademik dan administrasi. Pengalaman tersebut menjadi salah satu sudut pandang yang relevan dalam evaluasi mutu perguruan tinggi.

Melalui wawancara, asesmen tidak hanya berfokus pada kelengkapan dokumen. Proses tersebut juga melihat kesesuaian antara kebijakan, pelaksanaan layanan, dan pengalaman sivitas akademika di lapangan.

Rangkaian Kegiatan Berlangsung pada 18–19 September

Agenda asesmen lapangan Unsulbar tercatat pada kanal resmi universitas untuk 18 September 2026. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama dua hari, yaitu 18 dan 19 September 2026, di lingkungan Universitas Sulawesi Barat di Majene.

Dokumentasi kegiatan kemudian tercatat pada portal akademik Unsulbar bertanggal 20 September 2026. Adapun berita mengenai wawancara asesor diterbitkan pada 22 September 2026. Perbedaan tanggal tersebut perlu diperhatikan agar waktu pelaksanaan kegiatan tidak tertukar dengan waktu publikasi dokumentasi atau berita.

Dalam konteks pemberitaan, asesmen lapangan merupakan tahapan evaluasi yang sedang berlangsung atau telah dilaksanakan, bukan pengumuman hasil akhir akreditasi. Karena itu, informasi mengenai predikat atau keputusan akreditasi harus menunggu penetapan resmi dari lembaga akreditasi yang berwenang.

Ruang Lingkup Evaluasi Perguruan Tinggi

Asesmen lapangan akreditasi perguruan tinggi mencakup sejumlah komponen yang berkaitan dengan mutu penyelenggaraan pendidikan. Pada kegiatan Unsulbar, evaluasi mencakup layanan akademik, administrasi, fasilitas, pengalaman perkuliahan, dan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

  • Layanan akademik: penilaian terhadap pengalaman dan dukungan yang diterima mahasiswa dalam proses pendidikan.
  • Layanan administrasi: penelusuran terhadap pelaksanaan layanan pendukung yang dijalankan tenaga kependidikan.
  • Fasilitas: pembahasan mengenai penggunaan dan dukungan fasilitas dalam menunjang kegiatan kampus.
  • Pengalaman perkuliahan: penggalian informasi dari mahasiswa mengenai proses pembelajaran dan aktivitas akademik.
  • Tridarma perguruan tinggi: evaluasi terhadap pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ruang lingkup tersebut menunjukkan bahwa akreditasi tidak hanya berkaitan dengan satu unit atau satu jenis layanan. Evaluasi mencakup berbagai unsur yang saling berkaitan dalam penyelenggaraan perguruan tinggi.

Relevansi bagi Penjaminan Mutu Kampus

Pelaksanaan asesmen lapangan Unsulbar menjadi pengingat bagi perguruan tinggi di Sulawesi Barat mengenai pentingnya penjaminan mutu yang dilakukan secara berkelanjutan. Mutu pendidikan tinggi perlu dibangun melalui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan perbaikan yang melibatkan berbagai unsur kampus.

Mahasiswa memiliki posisi penting dalam siklus tersebut karena mereka menerima layanan pendidikan secara langsung. Masukan mahasiswa dapat membantu perguruan tinggi memahami kekuatan maupun bagian layanan yang masih perlu ditingkatkan. Keterlibatan mahasiswa juga memperkuat budaya evaluasi yang terbuka dan berorientasi pada perbaikan.

Tenaga kependidikan tidak kalah penting dalam mendukung mutu kampus. Layanan administrasi, pengelolaan informasi, dan dukungan operasional berhubungan dengan kelancaran kegiatan akademik. Oleh sebab itu, pengalaman dan pengetahuan tenaga kependidikan menjadi bagian penting dalam menggambarkan praktik layanan di perguruan tinggi.

Bagi STIT DDI Pasangkayu sebagai perguruan tinggi pendidikan agama Islam di Sulawesi Barat, perkembangan ini relevan untuk memperkuat perhatian terhadap penjaminan mutu internal. Evaluasi berkala perlu dipahami sebagai proses untuk memastikan layanan akademik, administrasi, fasilitas, dan pelaksanaan tridarma berjalan sesuai tujuan pendidikan tinggi.

Hasil Akhir Masih Menunggu Keputusan Resmi

Asesmen lapangan yang berlangsung pada 18–19 September 2026 belum dapat dijadikan dasar untuk menyatakan predikat akreditasi akhir Unsulbar. Hasil atau keputusan akreditasi baru dapat diberitakan setelah terdapat penetapan resmi dari lembaga akreditasi.

Dengan demikian, informasi yang dapat disampaikan pada tahap ini adalah bahwa Unsulbar telah menjalani asesmen lapangan dengan melibatkan tim asesor, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. Proses tersebut mengevaluasi penyelenggaraan pendidikan, tata kelola layanan, fasilitas, pengalaman perkuliahan, serta pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Perkembangan selanjutnya perlu mengikuti pengumuman resmi mengenai hasil akreditasi. Sikap ini penting untuk menjaga ketepatan informasi publik dan membedakan antara tahapan asesmen dengan keputusan akhir akreditasi.